WAKEITEI, TIGIPEKU.com — Kepedulian terhadap kebersihan lingkungan terus ditunjukkan oleh Komunitas Anak Danau Deiyai (KOMANDAN). Komunitas ini kembali melaksanakan aksi rutin mingguan dengan membersihkan kawasan Muara Kali Atouda, Distrik Tigi, Kabupaten Deiyai, Sabtu (12/9/2026) kemarin

Kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari anggota aktif Pramuka Deiyai, Paskalis Dawapa, yang menilai gerakan rutin KOMANDAN merupakan bentuk nyata kepedulian anak-anak muda terhadap lingkungan dan masa depan Kabupaten Deiyai.

Menurut Paskalis, menjaga kebersihan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh masyarakat.

“Gerakan seperti ini sangat positif. KOMANDAN telah menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat dimulai dari komunitas dan dilakukan secara sederhana, tetapi konsisten,” kata Paskalis.

Konsisten Bergerak untuk Lingkungan

Kegiatan pembersihan Muara Kali Atouda menjadi salah satu bentuk nyata komitmen KOMANDAN dalam menjaga kawasan lingkungan sekitar Danau Tigi.

Dengan kegiatan yang dilakukan secara rutin setiap minggu, komunitas tersebut berupaya membangun kesadaran masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan serta ikut menjaga kebersihan sungai, muara, dan kawasan danau.

Paskalis mengatakan, semangat seperti ini perlu terus dipelihara, terutama di kalangan generasi muda Deiyai.

“Anak-anak muda harus menjadi bagian dari perubahan. Kalau lingkungan kita bersih, maka masyarakat juga akan merasa nyaman. Ini bukan hanya soal sampah, tetapi soal membangun kesadaran bersama,” ujarnya.

Dari Komunitas untuk Deiyai

KOMANDAN diharapkan tidak berhenti pada kegiatan pembersihan semata. Gerakan tersebut diharapkan dapat berkembang menjadi gerakan sosial dan lingkungan yang melibatkan lebih banyak masyarakat di berbagai wilayah Kabupaten Deiyai.

Semangat gotong royong yang ditunjukkan melalui kegiatan tersebut menjadi pesan bahwa perubahan lingkungan dapat dimulai dari kelompok kecil, kemudian berkembang menjadi gerakan bersama.

Paskalis juga mengajak masyarakat Deiyai untuk memberikan dukungan terhadap berbagai kegiatan positif yang dilakukan komunitas maupun organisasi kepemudaan.

“Jangan melihat ini hanya sebagai kegiatan bersih-bersih. Ini adalah bentuk pendidikan karakter, kepedulian, dan tanggung jawab terhadap tanah dan lingkungan tempat kita hidup,” katanya.

Ia berharap semangat KOMANDAN dapat terus dipertahankan dan menjadi inspirasi bagi komunitas lainnya di Kabupaten Deiyai.

 

Admin