Bupati Deiyai Pastikan Bantuan Tugas Akhir Segera Dibayar, Satu Mahasiswa Hanya Boleh Terima Sekali
Verifikasi penerima rampung, Bupati Melkianus Mote tegaskan bantuan pendidikan dari Dana Otsus diberikan tanpa unsur politik. Pemerintah juga menyiapkan bantuan pemondokan bagi asrama mahasiswa.
WAGHETE, TIGIPEKU.com – Kabar baik bagi mahasiswa asal Kabupaten Deiyai, Papua Tengah, yang sedang menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi. Pemerintah Kabupaten Deiyai memastikan anggaran bantuan pendidikan khusus penyelesaian tugas akhir telah tersedia dan proses verifikasi calon penerima telah rampung.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Deiyai, Melkianus Mote, saat memberikan arahan dalam apel gabungan bersama seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di halaman Kantor Bupati Deiyai, Senin (19/10/2026) pagi.
Melkianus mengatakan, pemerintah daerah kini tinggal menetapkan dan mengeluarkan daftar nama mahasiswa yang dinyatakan memenuhi persyaratan sebagai penerima bantuan tugas akhir.
“Bantuan tugas akhir, hari ini selesai verifikasi. Uang sudah ada. Tinggal keluarkan nama-nama,” kata Bupati Melkianus Mote.
Gunakan Dana Otsus, Penerima Harus Jelas dan Tepat Sasaran
Menurut Melkianus, bantuan tersebut bersumber dari Dana Otonomi Khusus (Otsus) yang dialokasikan pemerintah daerah untuk mendukung mahasiswa dalam menyelesaikan pendidikan.
Namun, ia mengingatkan bahwa penyaluran bantuan tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Setiap penerima harus memenuhi ketentuan administrasi agar penggunaan anggaran dapat dipertanggungjawabkan.
“Kita bantu pakai uang Otsus. Penerima harus jelas. Karena bantuan harus pakai aturan,” tegasnya.
Ia menjelaskan, keterbatasan anggaran menjadi salah satu pertimbangan pemerintah daerah dalam menentukan jumlah penerima dan besaran bantuan yang akan disalurkan.
Menurutnya, semakin banyak penerima, semakin kecil kemungkinan nominal bantuan yang dapat diterima setiap mahasiswa. Sebaliknya, jika jumlah penerima lebih sedikit, nilai bantuan yang diberikan dapat lebih besar.
“Uang sedikit. Jika penerima sedikit akan terima besar. Jika kita bebaskan, akan ada banyak orang jadi mahasiswa abadi,” ujarnya.
Pernyataan tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa bantuan tugas akhir harus benar-benar diarahkan kepada mahasiswa yang sedang berada pada tahap penyelesaian studi, bukan menjadi bantuan rutin yang diterima berulang kali tanpa batas.
Bupati Tegaskan: Tidak Ada Unsur Politik, Satu Orang Hanya Sekali!
Dalam arahannya, Bupati Melkianus Mote juga menegaskan bahwa bantuan pendidikan tersebut tidak boleh dikaitkan dengan kepentingan politik apa pun.
Ia memastikan mahasiswa yang telah memenuhi seluruh persyaratan administrasi akan mendapatkan bantuan sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku.
“Syarat lengkap kita akan bayarkan tanpa ada unsur politik,” tegasnya.
Selain itu, Melkianus menetapkan prinsip bahwa bantuan tugas akhir hanya dapat diterima satu kali oleh setiap mahasiswa.
Artinya, mahasiswa yang telah mendapatkan bantuan pada tahun anggaran 2026 tidak dapat kembali mengajukan bantuan serupa pada tahun berikutnya.
Kebijakan tersebut dimaksudkan agar kesempatan memperoleh bantuan pendidikan dapat diberikan secara lebih merata kepada mahasiswa lain yang juga membutuhkan dukungan pemerintah daerah untuk menyelesaikan tugas akhir.
Siapkan Bantuan Pemondokan bagi Asrama Mahasiswa
Tidak hanya bantuan tugas akhir, Bupati Melkianus Mote juga mengungkapkan rencana pemerintah daerah untuk memberikan dukungan biaya pemondokan bagi asrama-asrama mahasiswa.
Ia menyampaikan bahwa persoalan tempat tinggal mahasiswa selama menempuh pendidikan turut menjadi perhatian pemerintah daerah.
“Akan ada uang pemondokan bagi asrama-asrama. Saya juga pernah punya pengalaman,” ungkapnya.
Meski demikian, Bupati belum merinci besaran anggaran, mekanisme penyaluran maupun jadwal realisasi bantuan pemondokan tersebut.
Rencana ini diharapkan dapat menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap kebutuhan mahasiswa asal Deiyai yang sedang menempuh pendidikan di berbagai kota studi.
Melalui bantuan tugas akhir dan rencana dukungan pemondokan tersebut, Pemerintah Kabupaten Deiyai berupaya memastikan Dana Otsus di bidang pendidikan dapat dimanfaatkan secara terarah, tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa.
Sementara itu, mahasiswa yang telah mengikuti proses verifikasi bantuan tugas akhir diharapkan menunggu pengumuman resmi daftar penerima dari pemerintah daerah.
Admin| TIGIPEKU.com





Tinggalkan Balasan