Bupati Deiyai Melkianus Mote Ancam Coret Pegawai Kontrak yang Tidak Rajin Masuk Kantor
DEIYAI, TIGIPEKU.com — Bupati Kabupaten Deiyai, Melkianus Mote, menegaskan bahwa pegawai kontrak yang tidak disiplin dan tidak menjalankan tugas dengan baik akan menjadi perhatian dalam evaluasi Pemerintah Kabupaten Deiyai.
Penegasan tersebut disampaikan Bupati Melkianus Mote dalam rangka mendorong peningkatan disiplin dan kinerja aparatur di lingkungan Pemerintah Kabupaten Deiyai. Ia meminta seluruh pegawai, termasuk tenaga kontrak, menunjukkan tanggung jawab dalam melaksanakan tugas pelayanan kepada masyarakat.
Mote menegaskan, status sebagai pegawai kontrak bukan alasan untuk bekerja secara sembarangan. Setiap pegawai yang telah diberikan kepercayaan harus mampu menjalankan tugas sesuai tanggung jawab dan ketentuan yang berlaku.
“Pegawai kontrak yang malas dan tidak bekerja dengan baik akan kita evaluasi. Kalau memang tidak bekerja, jangan berharap kontraknya terus diperpanjang,” tegas Mote.
Menurut Bupati, pemerintah daerah membutuhkan aparatur yang memiliki kedisiplinan, komitmen, serta kemauan untuk bekerja dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Ia juga mengingatkan agar pegawai tidak hanya berorientasi pada penerimaan gaji, tetapi harus menunjukkan kinerja yang dapat dipertanggungjawabkan.
Minta Kepala OPD Perketat Pengawasan
Mote meminta seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Deiyai melakukan pengawasan terhadap kedisiplinan dan pelaksanaan tugas pegawai.
Pengawasan tersebut mencakup kehadiran, pelaksanaan pekerjaan, serta tanggung jawab pegawai terhadap tugas yang telah diberikan.
Bupati menilai pimpinan OPD memiliki peran penting dalam membangun budaya kerja yang disiplin di masing-masing organisasi perangkat daerah.
“Jangan sampai ada pegawai yang hanya datang mengambil gaji, tetapi tugasnya tidak dijalankan. Kita harus bekerja untuk masyarakat,” ujarnya.
Kinerja Jadi Dasar Evaluasi
Bupati menegaskan bahwa evaluasi terhadap pegawai perlu dilakukan untuk memastikan tenaga yang bekerja di lingkungan pemerintah daerah benar-benar memberikan kontribusi terhadap pelayanan publik.
Ia berharap peringatan tersebut menjadi dorongan bagi seluruh pegawai untuk meningkatkan kedisiplinan dan kualitas kerja.
Mote juga meminta pegawai memahami tugas pokok dan fungsi masing-masing serta tidak mengabaikan tanggung jawab yang telah diberikan.
“Kita harus menunjukkan bahwa pemerintah hadir untuk melayani masyarakat. Karena itu, semua pegawai harus bekerja dengan sungguh-sungguh,” tegasnya.
Kebijakan evaluasi terhadap pegawai kontrak tersebut, menurut penegasan Bupati, diarahkan untuk mendorong terciptanya lingkungan kerja pemerintahan yang lebih disiplin, bertanggung jawab dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
Admin





Tinggalkan Balasan