Lima Group Band Deiyai Tampil di Papua Reggae Festival XI, Apresiasi Dukungan Bupati Melkianus Mote dan Para Intelektual
Senior Edowai: Membangun Deiyai Bukan Hanya Soal Infrastruktur, tetapi Juga Memberi Ruang bagi Anak Muda untuk Berkarya dan Mengembangkan Potensi.
WAKEITEI, TIGIPEKU.com — Lima grup band asal Kabupaten Deiyai yang turut ambil bagian dalam ajang Papua Reggae Festival (PRF) Ke-XI di Nabire, Papua Tengah, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Deiyai, khususnya Bupati Melkianus Mote, S.T., serta para intelektual Deiyai atas dukungan moral maupun bantuan dana yang diberikan kepada para musisi muda tersebut.
Kelima grup band tersebut masing-masing KND Band, Yupiwo Band, Meeuwodide Band, Tigi Peku Band, dan Koteka Band.
Dukungan Pemerintah Kabupaten Deiyai dan para intelektual dinilai menjadi suntikan semangat bagi generasi muda yang selama ini terus berjuang mengembangkan bakat, kreativitas, serta eksistensi musik lokal di tengah keterbatasan yang dihadapi.
Ketua Komunitas Nogei Deiyai (KND), Senior Edowai, mewakili kelima grup band tersebut menyampaikan bahwa perhatian pemerintah daerah bukan sekadar bantuan finansial, melainkan bentuk kepercayaan terhadap potensi anak-anak muda Deiyai untuk tampil dan bersaing di panggung musik yang lebih luas.
“Kami dari lima grup band asal Kabupaten Deiyai, yakni KND Band, Yupiwo Band, Meeuwodide Band, Tigi Peku Band, dan Koteka Band, dengan penuh rasa hormat dan sukacita menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Deiyai, khususnya Bapak Bupati Melkianus Mote, S.T., serta para intelektual Deiyai atas bantuan dana dan dukungan yang telah diberikan kepada kami untuk mengikuti Papua Reggae Festival Ke-XI di Nabire,” ungkap Senior Edowai.
Menurutnya, kesempatan mengikuti festival reggae terbesar yang mempertemukan para pencinta dan pelaku musik reggae di Tanah Papua tersebut menjadi pengalaman berharga bagi musisi muda asal Deiyai.
Melalui panggung PRF XI, mereka tidak hanya hadir untuk menghibur penonton, tetapi juga membawa identitas, kreativitas, semangat persaudaraan, serta memperkenalkan potensi generasi muda dari wilayah pegunungan Papua Tengah.
“Bantuan dan kepedulian yang diberikan merupakan dukungan yang sangat berarti bagi perjalanan kami sebagai anak-anak muda yang bergerak di bidang seni dan musik. Dukungan ini memberikan kesempatan kepada kami untuk tampil, mengembangkan bakat, menyalurkan kreativitas, serta memperkenalkan karya dan potensi generasi muda Deiyai kepada masyarakat luas,” kata lelaki yang biasa disapa Sedo ini
Bangun Deiyai Bukan Hanya dengan Infrastruktur, tetapi Juga Kreativitas Anak Muda
Lebih lanjut, Senior Edowai menegaskan bahwa pembangunan suatu daerah tidak semestinya hanya diukur melalui pembangunan jalan, jembatan, gedung, maupun berbagai infrastruktur fisik lainnya.
Menurutnya, perhatian terhadap sumber daya manusia, khususnya generasi muda yang memiliki kemampuan di bidang seni, musik, dan kebudayaan, juga merupakan bagian penting dari pembangunan daerah.
“Kami percaya bahwa kemajuan daerah tidak hanya dibangun melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui dukungan terhadap kreativitas, seni, budaya, dan potensi generasi muda. Karena itu, kami sangat menghargai perhatian Pemerintah Daerah dan para intelektual Deiyai yang telah ikut mengambil bagian dalam perjalanan kami,” tegas Sedo
Ia berharap dukungan yang telah diberikan tidak berhenti pada penyelenggaraan Papua Reggae Festival tahun ini, melainkan terus berlanjut melalui berbagai kegiatan positif yang dapat menjadi wadah pengembangan bakat generasi muda Deiyai.
Pasalnya, potensi anak muda di bidang musik dan seni dinilai perlu mendapatkan ruang, pembinaan, serta kesempatan tampil agar mampu berkembang dan bersaing secara positif dengan musisi dari daerah lainnya.
“Kami berharap kebersamaan dan dukungan ini terus terjalin, sehingga anak-anak muda Deiyai semakin berani berkarya, mampu bersaing secara positif, serta membawa nama baik Kabupaten Deiyai di berbagai kesempatan,” harapnya.
Lima Band, Satu Semangat: Deiyai Itu Kita!
Kehadiran lima grup band asal Deiyai dalam satu panggung Papua Reggae Festival XI juga menjadi simbol kebersamaan dan persaudaraan di antara para musisi muda daerah tersebut.
Meski hadir dengan nama grup dan karakter musik masing-masing, kelimanya membawa semangat yang sama, yakni memperkenalkan potensi seni musik Deiyai sekaligus membuktikan bahwa generasi muda daerah memiliki kemampuan untuk tampil di ruang kreativitas yang lebih luas.
Bagi mereka, musik bukan sekadar hiburan, tetapi juga media untuk membangun persaudaraan, menyampaikan pesan positif, mempererat solidaritas, serta mengangkat nama baik daerah.
Atas nama kelima grup band, Senior Edowai kembali menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan kepercayaan dan dukungan terhadap perjalanan mereka.
“Terima kasih atas kepercayaan, kepedulian, dan dukungan yang telah diberikan kepada kami. Semoga segala kebaikan ini menjadi berkat bagi kemajuan seni, musik, dan generasi muda di Kabupaten Deiyai,” tuturnya.
Kelima grup band tersebut berharap ke depan semakin banyak anak muda Deiyai yang mendapatkan kesempatan mengembangkan potensi, baik melalui festival musik, kegiatan kebudayaan, maupun berbagai panggung kreativitas lainnya.
Mereka pun menutup pernyataan apresiasi tersebut dengan sebuah pesan persatuan yang menjadi semangat bersama para musisi muda asal Deiyai.
“Satu semangat, satu persaudaraan, satu kebanggaan: DEIYAI ITU KITA!” kata Sedo dengan bangga
Admin | TIGIPEKU.com





Tinggalkan Balasan