Didampingi Bupati Melkianus Mote, Nurhaidah Nawipa Temukan Kondisi Tanah Relatif Lunak; Kajian Teknis dan Akses Jalan Jadi Perhatian Sebelum Pembangunan Dimulai.

WAKEITEI – TIGIPEKU.com, — Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Tengah, Nurhaidah Meki Nawipa, S.E., meninjau lokasi rencana pembangunan asrama di kawasan Kingmi Center, Epadoutou, Bomou, Kabupaten Deiyai, Provinsi Papua Tengah, Selasa (20/10/2026).

Peninjauan tersebut didampingi Bupati Deiyai, Melkianus Mote, S.T., Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Deiyai, sejumlah kaum profesional Gereja Kemah Injil (Kingmi) di Tanah Papua wilayah Deiyai, serta pihak kontraktor.

Kunjungan ini bertujuan melihat langsung kondisi lokasi sekaligus melakukan pemeriksaan awal terhadap kelayakan lahan yang direncanakan untuk pembangunan asrama. Peninjauan tersebut menjadi bagian dari upaya mematangkan persiapan pembangunan melalui koordinasi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, pihak kontraktor, dan unsur kaum profesional Kingmi.

Dalam pemeriksaan awal, rombongan menemukan kondisi tanah yang relatif lunak sehingga memerlukan pertimbangan teknis lebih lanjut. Kondisi tersebut menjadi salah satu aspek yang perlu dikaji untuk memastikan kesiapan lahan, termasuk menentukan metode konstruksi dan sistem fondasi yang sesuai dengan karakteristik tanah.

Hasil peninjauan awal tersebut akan didiskusikan lebih lanjut bersama pihak-pihak terkait. Kajian teknis diperlukan sebelum keputusan pelaksanaan pembangunan ditetapkan, agar perencanaan dapat dilakukan secara matang dengan memperhatikan aspek keamanan dan kelayakan konstruksi.

Pelaksanaan pembangunan masih menyesuaikan hasil pembahasan dan kesiapan teknis. Apabila berbagai persiapan belum dapat diselesaikan pada tahun 2026, pembangunan berpotensi dilaksanakan pada tahun 2027 setelah pertimbangan yang diperlukan dituntaskan.

Bupati Deiyai Harap Kajian Teknis dan Akses Jalan Terselesaikan

Bupati Deiyai, Melkianus Mote, S.T., menyambut baik rencana pembangunan asrama di kawasan Kingmi Center. Ia berharap proses kajian teknis terhadap kelayakan tanah dapat berjalan lancar sehingga rencana pembangunan dapat dipersiapkan dengan baik.

Selain kesiapan lahan, akses jalan menuju lokasi juga menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Deiyai. Penyiapan akses tersebut diperlukan untuk mendukung mobilisasi material, peralatan, dan berbagai kebutuhan konstruksi agar pelaksanaan pembangunan nantinya berjalan lancar.

“Kami berharap proses kajian teknis terhadap kelayakan lahan ini dapat berjalan lancar, sehingga rencana pembangunan asrama dapat dipersiapkan dengan baik. Pemerintah Kabupaten Deiyai juga akan menyiapkan akses jalan menuju lokasi agar proses pembangunan nantinya dapat berjalan lancar,” ujar Melkianus Mote, S.T.

Harapan tersebut menegaskan pentingnya penyelesaian dua aspek utama sebelum pembangunan dimulai, yakni kepastian kelayakan teknis lahan dan kesiapan akses jalan menuju lokasi. Keduanya diharapkan dapat ditangani melalui koordinasi yang baik antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, pihak kontraktor, dan unsur terkait.

Peninjauan di Epadoutou, Bomou, ini menjadi langkah awal untuk mematangkan rencana pembangunan asrama Kingmi Center Deiyai. Dengan kajian teknis yang memadai dan dukungan infrastruktur akses jalan, diharapkan proses persiapan dapat berjalan lancar sehingga pelaksanaan pembangunan dapat dilakukan sesuai kesiapan dan ketentuan teknis yang berlaku.

 

Admin| TIGIPEKU.con