Monitoring Galeri Budaya dan Pasar Mama-Mama Papua, Bupati Mote Beberkan Progres Jalan Kapiraya, Bouwobado hingga Rencana Pengaspalan Gakokebo–Debei. Masyarakat Diminta Tidak Menghambat Pembangunan.

WAGHETE, TIGIPEKU.com – Bupati Deiyai, Melkianus Mote, menunjukkan keseriusannya dalam mengawal pembangunan infrastruktur di Kabupaten Deiyai, Papua Tengah. Ia turun langsung ke lapangan untuk memantau sejumlah proyek strategis yang tengah dikerjakan di pusat Kota Waghete, Senin (19/10/2026) pagi.

Monitoring tersebut dilakukan seusai memimpin apel bersama seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), THK2 dan PPPK di halaman Kantor Bupati Deiyai.

Didampingi sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Deiyai, Bupati Mote meninjau langsung progres pembangunan Galeri Budaya dan Pasar Mama-Mama Papua.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan setiap pekerjaan berjalan dengan baik, sekaligus melihat secara langsung kondisi pembangunan di lapangan.

Tinjau Galeri Budaya, Bupati Minta Jalan Belakang Gedung Ikut Diaspal

Lokasi pertama yang dikunjungi Bupati bersama rombongan adalah proyek pembangunan Galeri Budaya di Waghete.

Di lokasi tersebut, Bupati Mote memeriksa sejumlah bagian bangunan yang sedang dikerjakan. Ia juga memberikan arahan langsung kepada pihak kontraktor agar pembangunan tidak hanya berfokus pada gedung, tetapi turut memperhatikan akses jalan di sekitarnya.

“Saya minta bagian belakang ini harus dibuat jalan dan diaspal sekaligus,” tegas Bupati Melkianus Mote.

Permintaan tersebut langsung direspons pihak kontraktor dengan melakukan pembersihan area belakang gedung yang sedang dibangun.

Menurut Bupati Mote, pembangunan akses jalan tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung keberadaan Galeri Budaya sekaligus membuka konektivitas antarkawasan di pusat Kota Waghete.

Ia bahkan mengungkapkan rencana pengembangan jalan tersebut pada masa mendatang.

Jika kondisi anggaran memungkinkan, pengaspalan akan dilanjutkan melalui sisi kiri Gereja GKI Yudea Waghete hingga menembus kawasan Idegee Atas.

Rencana itu diharapkan dapat menghadirkan akses jalan alternatif sekaligus mendukung penataan kawasan perkotaan Waghete.

Pantau Pasar Mama-Mama Papua, Pastikan Progres Pembangunan

Setelah meninjau Galeri Budaya, Bupati Melkianus Mote bersama rombongan melanjutkan monitoring ke lokasi pembangunan Pasar Mama-Mama Papua yang berada di belakang Bank Papua Waghete.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung perkembangan pekerjaan pasar yang sedang dibangun.

Keberadaan Pasar Mama-Mama Papua menjadi salah satu pembangunan penting dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya mama-mama Papua yang menggantungkan penghasilan keluarga melalui kegiatan perdagangan.

Melalui monitoring lapangan, Bupati ingin memastikan pembangunan yang sedang dilaksanakan benar-benar berjalan dan nantinya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Deiyai.

Kepala Distrik Tigi: Kami Selalu Ingatkan Masyarakat Jangan Tolak Pembangunan

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Distrik Tigi, Akulian Mote, menyampaikan dukungannya terhadap berbagai program pembangunan yang sedang dijalankan Pemerintah Kabupaten Deiyai di bawah kepemimpinan Bupati Melkianus Mote dan Wakil Bupati Ayub Pigome.

Ia mengaku terus memberikan pemahaman kepada masyarakat di wilayah Distrik Tigi agar mendukung pembangunan yang sedang berlangsung dan tidak melakukan tindakan yang dapat menghambat pekerjaan pemerintah.

“Kami sangat terbuka dan selalu menerima semua pembangunan. Ini yang selalu kami sampaikan kepada masyarakat,” kata Akulian Mote.

Menurutnya, dukungan masyarakat menjadi bagian penting agar berbagai program pembangunan pemerintah dapat berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat secara berkelanjutan.

Bupati Beberkan Progres Jalan Kapiraya, Kini Sudah Tembus Kampung Idego

Di hadapan sejumlah pimpinan OPD dan pejabat yang mendampinginya, Bupati Melkianus Mote turut membeberkan perkembangan pembangunan infrastruktur jalan di sejumlah wilayah Kabupaten Deiyai.

Salah satu yang menjadi perhatian adalah pembangunan akses jalan menuju Distrik Kapiraya.

Bupati menjelaskan bahwa hingga saat ini, pekerjaan pembukaan jalan menuju wilayah tersebut telah mencapai Kampung Idego.

Ia berharap pembangunan dapat terus dilanjutkan secara bertahap hingga benar-benar menjangkau pusat pemerintahan Distrik Kapiraya dalam tiga tahun mendatang.

“Semoga jalan tersebut bisa sampai di ibu kota distrik selama tiga tahun ke depan,” ujar Bupati Mote.

Selain Kapiraya, Bupati juga mengungkapkan perkembangan pembangunan jalan di Distrik Bouwobado yang kini mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat setempat.

Meski pembangunan jalan di wilayah tersebut masih tergolong baru, masyarakat sudah mulai menikmati akses transportasi yang sebelumnya menjadi salah satu kebutuhan penting.

Jalan Gakokebo–Debei Ditargetkan Dikerjakan Tahun Ini, Bupati Ingatkan Warga Jangan Palang

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Melkianus Mote juga mengumumkan rencana pembangunan jalan di sepanjang pinggiran Danau Tigi, yakni dari Kampung Gakokebo menuju Debei.

Menurutnya, pekerjaan jalan tersebut direncanakan dilaksanakan pada tahun 2026.

Ia secara khusus meminta masyarakat di sepanjang jalur pembangunan agar memberikan dukungan dan tidak melakukan pemalangan yang dapat menghambat pekerjaan.

“Dalam tahun ini, jalan di pinggir Danau Tigi dari Kampung Gakokebo menuju Debei akan dilakukan. Saya minta masyarakat tidak palang agar pembangunan ini bisa jalan. Karena ini kepentingan kita bersama,” pinta Bupati Mote.

Bupati menekankan bahwa pembangunan infrastruktur jalan bukan semata-mata kepentingan pemerintah, melainkan kebutuhan bersama untuk membuka keterisolasian wilayah, memperlancar mobilitas penduduk dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

Karena itu, ia berharap seluruh elemen masyarakat turut mengambil bagian dalam menjaga kelancaran setiap pekerjaan pembangunan yang sedang dilaksanakan.

Tinggal Sejumlah Kampung Belum Terjangkau Jalan

Lebih lanjut, Bupati Melkianus Mote mengungkapkan bahwa pembangunan akses jalan di Kabupaten Deiyai terus menunjukkan perkembangan.

Menurutnya, hampir seluruh kampung yang tersebar di tiga distrik telah memiliki akses jalan.

Namun, masih terdapat sejumlah wilayah yang membutuhkan perhatian pemerintah karena belum terjangkau pembangunan jalan.

Wilayah tersebut meliputi Kampung Pekepa, Kampung Dago, serta kawasan Kampung Wagomani–Demago.

Kondisi itu menjadi pekerjaan rumah bagi Pemerintah Kabupaten Deiyai untuk terus memperluas konektivitas antarkampung dan antardistrik secara bertahap.

Melalui pembangunan jalan yang merata, pemerintah berharap masyarakat tidak lagi menghadapi kesulitan akses transportasi dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Monitoring yang dilakukan Bupati Melkianus Mote bersama jajaran OPD tersebut sekaligus memperlihatkan komitmen pemerintah daerah untuk tidak hanya merencanakan pembangunan dari balik meja, tetapi juga mengawal langsung pelaksanaannya di lapangan.

Dengan dukungan seluruh masyarakat, pembangunan infrastruktur diharapkan terus berlanjut hingga menjangkau kampung-kampung yang selama ini belum memiliki akses jalan memadai.

 

Admin | TIGIPEKU.com