Secara Terbuka dan Transparan, Bupati Melkianus Mote Tunjuk Fransiskus Douw Jadi Ketua Panitia HUT Deiyai 2026 Saat Apel Bersama
Jelang HUT ke-18 Kabupaten Deiyai, Bupati mulai menyiapkan kepanitiaan dan membuka peluang kegiatan penanaman pohon sebagai bagian dari perayaan hari jadi daerah.
WAGHETE, TIGIPEKU.com – Pemerintah Kabupaten Deiyai mulai mempersiapkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Kabupaten Deiyai yang jatuh pada 26 November 2026 mendatang.
Sebagai langkah awal, Bupati Deiyai, Melkianus Mote, ST, secara transparan , terbuka dan langsung menunjuk Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Fransiskus Douw, sebagai Ketua Panitia HUT Kabupaten Deiyai Tahun 2026
Penunjukan tersebut disampaikan Bupati saat memimpin apel gabungan yang diikuti seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), CPNS, tenaga honorer kategori II (THK2), dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di halaman Kantor Bupati Deiyai, Senin (19/10/2026) pagi.
Menariknya, Bupati Mote tidak hanya menunjuk ketua panitia, tetapi juga membuka kesempatan bagi CPNS dan THK2 yang menunjukkan kedisiplinan serta kerajinan dalam bekerja untuk terlibat langsung dalam kepanitiaan.
“Saya minta panitia, boleh libatkan CPNS THK2 yang rajin dalam kepanitiaan,” kata Bupati Melkianus Mote di hadapan peserta apel.
Arahan tersebut sekaligus menjadi kesempatan bagi para calon aparatur dan tenaga honorer untuk berpartisipasi dalam menyukseskan agenda penting pemerintah daerah.
Penanaman Pohon Jadi Salah Satu Wacana Kegiatan
Selain pembentukan kepanitiaan, Bupati Melkianus Mote juga mulai menyinggung bentuk kegiatan yang dapat dilaksanakan dalam rangka menyambut hari jadi Kabupaten Deiyai.
Salah satu kegiatan yang diwacanakan adalah penanaman pohon sebagai bagian dari upaya penghijauan dan kepedulian terhadap lingkungan.
“Dalam menyambut hari HUT Kabupaten Deiyai ini, program apa yang kita buat, apakah itu tanam pohon lagi atau apa? Nanti kita lihat,” ujar Bupati Mote.
Meski demikian, Bupati belum memastikan jenis kegiatan yang akan dilaksanakan. Rangkaian agenda perayaan masih perlu dibahas dan dipersiapkan lebih lanjut oleh kepanitiaan.
Dengan penunjukan Fransiskus Douw sebagai ketua panitia, persiapan peringatan HUT Kabupaten Deiyai diharapkan dapat segera berjalan, termasuk penyusunan program, koordinasi antarlembaga, serta pelibatan aparatur pemerintah daerah.
Deiyai Menuju Usia 18 Tahun
Kabupaten Deiyai merupakan salah satu daerah otonom di wilayah Provinsi Papua Tengah yang dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 55 Tahun 2008 tentang Pembentukan Kabupaten Deiyai di Provinsi Papua.
Kabupaten yang beribu kota di Waghete ini memperingati hari jadinya setiap tanggal 26 November.
Pada 26 November 2026 mendatang, Kabupaten Deiyai akan genap berusia 18 tahun. Momentum tersebut menjadi kesempatan untuk merefleksikan perjalanan pembangunan daerah sejak pembentukannya pada 2008.
Memasuki usia ke-18, peringatan HUT Deiyai diharapkan tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga momentum memperkuat kebersamaan aparatur pemerintah dan masyarakat dalam membangun daerah.
Terlebih, wacana kegiatan penanaman pohon yang disampaikan Bupati membuka ruang agar perayaan hari jadi kabupaten dapat diisi dengan kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi lingkungan dan generasi mendatang.
Admin | TIGIPEKU.com





Tinggalkan Balasan