Pemda Deiyai memastikan program pembagian bibit ternak babi kepada masyarakat terus berlanjut selama kepemimpinan Melkianus Mote–Ayub Pigome. Tahun depan, program akan diperluas dengan bibit ayam dan bebek.

 

WAKEITEI, TIGIPEKU.com, — Pemerintah Kabupaten Deiyai terus mendorong penguatan ekonomi masyarakat melalui sektor peternakan. Salah satu program unggulan yang dijalankan Bupati Deiyai Melkianus Mote bersama Wakil Bupati Ayub Pigome adalah Program Pembagian Bibit Ternak Babi kepada masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Deiyai.

Program tersebut telah mulai dilaksanakan sejak 2025 dan kembali dilanjutkan pada 2026. Pemerintah daerah menargetkan program ini dapat menjangkau masyarakat di seluruh kampung di Kabupaten Deiyai secara bertahap.

Bupati Deiyai, Melkianus Mote, menegaskan bahwa program pembagian bibit ternak babi tidak hanya bersifat sementara, tetapi akan menjadi salah satu program yang terus dijalankan selama dirinya bersama Wakil Bupati Ayub Pigome memimpin Kabupaten Deiyai.

“Program pembagian bibit ternak babi kepada seluruh masyarakat Deiyai, akan jalan terus selama kami pimpin Deiyai,” ujar Bupati Melkianus Mote.

Menurutnya, pengembangan sektor peternakan diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, sekaligus menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam mendorong peningkatan ekonomi masyarakat di kampung-kampung.

Tahun Depan Ditambah Bibit Ayam dan Bebek

Tidak hanya ternak babi, Pemkab Deiyai juga menyiapkan pengembangan program peternakan dengan menambah jenis bibit ternak yang akan diberikan kepada masyarakat.

Mulai tahun depan, selain bibit ternak babi, pemerintah daerah berencana menyediakan bibit ayam dan bebek untuk masyarakat.

Penambahan komoditas ternak tersebut diharapkan dapat memperluas pilihan usaha masyarakat dalam mengembangkan peternakan sesuai dengan kondisi dan potensi masing-masing kampung.

Seluruh Kampung Mulai Terjangkau

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Deiyai, Aleks Pigai, menjelaskan bahwa pembagian bibit ternak babi pada 2026 telah dilaksanakan secara bertahap di seluruh wilayah Kabupaten Deiyai.

Aleks mengatakan, seluruh kampung di Kabupaten Deiyai sudah mendapatkan keterwakilan dalam program pembagian bibit ternak babi tersebut.

“Pembagian bibit babi tahun 2026 di seluruh kampung Deiyai sudah dapat keterwakilan,” jelas Aleks Pigai.

Namun, kata dia, masih terdapat satu wilayah yang belum menerima penyaluran, yakni Distrik Bouwobado.

Ia memastikan bibit ternak babi untuk masyarakat di Distrik Bouwobado akan disalurkan dalam waktu dekat.

“Untuk Distrik Bouwobado, dalam waktu yang dekat akan disalurkan,” ujarnya.

Program pembagian bibit ternak tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Deiyai untuk memperkuat sektor pertanian dan peternakan berbasis masyarakat. Dengan keberlanjutan program hingga tahun-tahun berikutnya, pemerintah berharap masyarakat dapat mengembangkan ternak secara mandiri dan menjadikannya sebagai salah satu sumber pendapatan keluarga.

 

Admin