Pemda Deiyai Gelar Pra Musrenbang Forum OPD, Bupati Deiyai: Fokus Utama pada Daba, Dobiyo dan Miyaa

Deiyai, WAGHETE – Dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2027, Pemerintah Daerah Deiyai gelar Pra Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) di Aula Setda kabupaten Deiyai, Rabu (08/04) siang
Dalam sambutannya, Bupati Deiyai Melkianus Mote mengatakan dengan dilaksanakannya efisiensi yang dilakukan oleh negara sehingga untuk penyusunan RKPD tahun 2027 harus sesuaikan dengan anggaran yang dikasihi oleh pemerintah pusat ke daerah
“Saya tahu semua dinas ini mau melakukan banyak hal ke masyarakat kita. Namun, kita mesti realistis dengan keadaan yang ada,” tandas Mote
Mote mengajak semua tingkatkan kualitas perencanaan dan mengedepankan pendekatan berbasis data dan kebutuhan primer masyarakat.
“Kita ajukan kegiatan itu harus betul-betul ada datanya bukan mau dari OPD tanpa lihat kebutuhan masyarakat di lapangan. Fokus dan sasaran pembangunan harus ke daba (kaum miskin), dobiyo (kaum yatim dan piatu) dan Miyaa (para janda dan duda). Itu wajib” kata Bupati Mote

Mote juga mengajak untuk seluruh OPD sinergi dan kolaborasi lintas sektor. Sehingga, tidak terjadi tumpang tindih program. Mote mencontohkan bantuan bibit ternak babi. Karena sudah ada di Dinas Pertanian, maka dinas yang lain tidak perlu ada program tersebut. Untuk OPD yang lain, bisa ajukan program yang lain
“Kita semua fokus terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat ekonomi kerakyatan dan infrastruktur,” tegas Mote
Selain itu, Mote menegaskan fokus harus pada Pendidikan dan Kesehatan. Dua hal itu dibangun harus dari dasar. Maka, setiap kampung akan didorong adanya TK/PAUD untuk Pendidikan dan Posyandu pada bidang kesehatan
“Anak-anak harus pintar. Anak-anak juga harus sehat. Dua hal ini harus sejalan. Kita harus letakkan pondasi bagi generasi muda yang pintar dan sehat,” kata Mote
Mote mengajak seluruh peserta forum untuk aktif memberikan masukan saran dan gagasan demi penyempurnaan rancangan awal RKPD tahun 2027. Ia juga menegaskan jika ada program yang tidak bisa dipertanggungjawabkan, dirinya akan meminta BAPPEDA untuk hapus program
PK/Deiyai





Tinggalkan Balasan