WAKEITEI, TIGIPEKU.com, — Salah satu visi utama dari Bupati dan Wakil Bupati Deiyai adalah mendorong ekonomi kerakyatan. Visi tersebut diterjemahkan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Deiyai

Dalam rangka mewujudkan program tersebut, DPMK Deiyai perkuat melalui badan usaha milik desa (Bumdes). Belum lama ini, DPMK Deiyai mengadakan pelatihan sekaligus pembagian bibit ternak babi

“Pelatihan dan pembagian ternak babi sekaligus pakan ternak awal ke 67 kampung sudah kami lakukan beberapa waktu lalu. Maka, tindak lanjutnya hari ini kami bagi pakan ternak lagi,” kata Kepala DPMK Deiyai, Dr. Ferdinant Pakage kepada wartawan di halaman kantor DPMK disela-sela pembagian pakan ternak, Selasa (14/07) pagi

Pembagian pakan tersebut diserahkan oleh Pemerintah oleh Asisten I Setda kabupaten Deiyai, Simon Mote tersebut diterima perwakilan kampung dengan antusias

Program Ekina Tonawi, kata Dr. Ferdinant, merupakan program mulia dari Bupati dan Wakil Bupati Deiyai tersebut akan terus dikawal.

“Hari ini kami bagi pakan ternak babi berupa konsentrat dan dedak. Waktu lalu juga sama, kami bagi itu ke setiap kampung untuk perkuat ternak babi melalui pengurus Bumdes,” ujarnya

Hal itu didorong melalui Bumdes karena Bumdes merupakan aset berharga dan sumber pendapatan asli masing-masing kampung.

Satu harapan utama dari BPMK ke depan, ujar Dr. Ferdinant lagi, adalah 67 kampung harus ada Ekina Tonawi (orang kaya hasil ternak Babi) dari program tersebut

“Hal itu yang sedang didorong oleh Bupati dan Wakil Bupati Deiyai saat ini. Bahwa, di masa kepemimpinnya harus ada Ekina Tonawi di setiap kampung. Sehingga, kami komintmen akan terus kawal Program tersebut,” ujarnya

Sehingga, lanjut Dr. Ferdinant, DPMK akan mendorong seluruh Bumdes yang ada di Deiyai menjadi badan hukum yang jelas. Karena, Bumdes harus berbadan hukum sebagai syarat dari kementrian Desa

“Dalam waktu dekat kami akan bantu urus badan hukum untuk seluruh Bumdes yang ada di Deiyai,” tutupnya

 

Admin