WAGHETE, TIGIPEKU.com, — Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Kabupaten Deiyai terus lakukan berbagai upaya untuk bangkitkan ekonomi warga. Salah satunya dengan cara menghadirkan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes).

 

Melalui kehadiran Bumdes, dapat menggenjot perekonomian di tingkat warga sesuai potensi kampung masing-masing. Hal itu sejalan dengan salah satu visi utama Bupati dan Wakil Bupati Deiyai periode berjalan

 

Hal tersebut disampaikan Kepala DPMK Deiyai, Dr. Ferdinant Pakage dalam sambutannya dala kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pembinaan dan Pemberdayaan Bumdes dengan tema Manajemen Peternakan dan Kesehatan Ternak Babi di Aula DPRK Deiyai, Selasa (19/05) siang

 

Dalam kegiatan Bimtek tersebu, DPMK Deiyai hadirkan salah satu dokter hewan di Papua Tengah yang berasal dari Deiyai, drh. Daud Edowai guna memberi pengetahuan tentang pemeliharaan babi dari hamil sampai panen

 

“Beternak Babi bukan hal baru di daerah kita. Dari dulu, orang tua piara babi. Bahkan sampai bisa buat Pesta Adat Yuwo,” kata Dr. Ferdinant

 

Bahkan, lanjut Pakage, hingga kini Babi menjadi salah satu komoditas ternak yang terus menjadi sumber kehidupan bagi warga di Deiyai.

 

“Maka itu, kampung yang mau mulai dengan beternak babi melalui Bumdes, ini kesempatan yang baik. Karena, dokter hewan akan jelaskan secara detail bagaiman cara beternak yang baik,” kata Dr. Ferdinant

 

Asisten I Setda Deiyai, Simon Mote memberikan apresiasi atas program baik yang diusung dan dilaksanakan DPMK ini. Karena, Bumdes merupakan motor penggerak ekonomi di setiap kampung.

 

“Bumdes menjadi instrumen kemajuan ekonomi dimana Bumdes dapat meningkatkan pendapatan asli kampung itu sendiri,” kata Mote

 

Ia berpesan kepada pengurus Bumdes yang ada setiap kampung agar selain piara babi melalui Bumdes, bisa menggali potensi yang ada di kampung masing-masing.

 

“Ke depan, Deiyai akan menjadi kota Central dari Papua Tengah. Maka, kita harus kuat secara ekonomi bersama sebelum orang lain ambil alih,” kata Mote

 

Mote mengajak agar semua orang di Deiyai mulai buat sesuatu di rumah masing-masing. Harus dimulai dari keluarga dan kampung.

 

“Kita semua harus berpikir dan bertindak agar mandiri secara ekonomi baik keluarga maupun kampung,” tandas Mote

 

Admin