WAGHETE, TIGIPEKU.com – Bupati Kabupaten Deiyai, Melkianus Mote resmi menetapkan tanggal 26 setiap bulan sebagai Hari Deiyai Bermazur. Penetapan tersebut disampaikan Melkianus Mote pada saat peresmian Aula Tuyana, Selasa (26/05) kemarin.

 

“Mulai sekarang, setiap tanggal 26, kita akan ibadah di sini (Aula Tuyana). Seluruh ASN wajib hadir. Sifatnya Ibadah Oikumene,” kata Bupati Melkianus Mote dalam sambutannya

 

Ibadah bulanan tersebut dinamakan Deiyai Bermazmur. Setiap bulan akan ada ibadah bersama. Bupati Mote mengajak semua warga Deiyai bisa ikut dalam ibadah bulanan ASN ini.

 

“Jika tanggal 26 itu kena hari Sabtu, kita akan majukan ke hari Jumat. Jika itu kena hari kena hari Minggu, kita akan mundurkan hari Senin. Jika tanggal 26 itu kena hari libur, kita akan atur, apakah akan majukan atau undurkan. Yang penting, setiap bulan tanggal 26 kita harus ibadah bersama,” jelas Mote

 

Dalam ibadah tersebut, seluruh ASN diwajibkan ikut. Kata Mote, tidak ada sambutan termasuk dari Bupati. Hanya ibadah saja. Sehingga, tidak terkesan seperti ada kegiatan dari pemerintah. Tetapi, lebih hanya ke ibadah saja

 

Bupati Mote memberikan kepercayaan kepada Dinas Kesatuan Bangsa dan Politik bersama Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Deiyai untuk mengatur untuk ibadah setiap bulan

 

“Setiap dinas boleh latihan lagu untuk bawa pujian. Atau, ada vocal group dari luar mungkin para pemuda, silahkan. Kita Ibadah ramai-ramai tanpa beda-bedakan status dan agama manapun,” kata Mote lagi

 

Mote menekankan dalam setiap kali ibadah, tidak akan ada yang dominan. Baik dari agama manapun. Juga, dari kelompok tertentu. Agar, tidak terjadi masalah dalam pelaksanaan ibadah oikumene setiap bulan di Deiyai

 

“Namanya ibadah Oikumene, ya itu ibadah bentuknya campuran. Jadi, setiap bulan kita akan giliran. Kalau bulan ini, Gereja KINGMI yang pimpin, selanjutnya dari Katolik, GKII ataupun GKI. Kita ibadah dalam satu hati,” ujar Mote

 

Sebelumnya, hal senada juga diutarakan Pdt. Marinus Edowai dalam khotbahnya. Dengan adanya gedung megah Tuyana ini sudah semestinya selalu digunakan untuk hal baik seperti digunakan untuk ibadah.

 

“Jadi, kita sependepat dan sangat setuju. Rencana Bupati Melkianus Mote mau jadikan setiap tanggal 26 menjadi hari ibadah. Hari Deiyai Bermazmur. Ini kegiatan sangat positif dan sangat baik,” kata Edowai dalam khotbahnya

 

Admin