WAKEITEI, TIGIPEKU.com, — Asisten II, Setda Kabupaten Deiyai, Mesak Pakage secara resmi melepas tim sensus ekonomi. Pelepasan dilakukan dengan tanda mengalungkan papan nama kepada peserta sensus ekonomi

Sebelum dilepas, Bupati Deiyai Melkianus Mote dalam sambutan yang dibacakan Asisten II Mesak Pakage mengatakan pencatatan ekonomi sesungguhnya berbicara tentang bagaimana negara hadir untuk mengenal dan menghormati serta melayani seluruh masyarakat Deiyai tanpa terkecuali.

“Sensus ekonomi dilakukan satu kali dalam sepuluh tahun. Sebagai amanat undang-undang nomor 16 tahun 1997 tentang Statistik. Sensus ekonomi tahun 2026 adalah penyelenggaraan yang kelima,” jelas Pakage

Media usai wawancara Kepala BPS Deiyai, Nurlia (Foto: Alim Badii)

Sensus ekonomi tersebut akan didata mulai dari usaha besar menengah hingga usaha mikro, dari pabrik hingga warung di sudut kampung yang mencakup seluruh usaha kecuali administrasi pemerintahan dan kegiatan rumah tangga yang tidak menghasilkan jasa untuk diperdagangkan

“Sensus ekonomi ini penting karena sejak 10 tahun terakhir cara masyarakat bekerja, membayar dan berbelanja sudah beralih ke nontunai seperti QRIS dan dompet digital. Ada lagi pekerjaan seperti ojek online, kurir pekerja lepas hingga konten kreator. Perubahan seperti ini harus bisa menjadi dasar kebijakan yang tepat sasaran,” jelas Pakage

Petugas Sensus Ekonomi 2026 ikut Apel bersama (Foto: PILEMON KEIYA – TIGIPEKU.com)

Masa kini, lanjut Pakage, banyak orang berjualan di online tanpa miliki toko secara fisik. Melalui media sosial dan marketplace secara daring.

Pakage mengajak kepada masyarakat Deiyai untuk bisa manfaatkan kesempatan sensus ekonomi ini untuk penandaan lokasi usaha melalui geo-tagging, kecerdasan buatan untuk memastikan jenis usaha hingga layanan chat-box bagi masyarakat.

“Kepada seluruh masyarakat Deiyai, mari layani petugas sensus ekonomi yang akan datangi ke rumah. Manfaatkan dengan baik. Mereka akan isi biodata baik individu maupun kelompok,” ajak Pakage

Asisten II Mesak Pakage sedang kalungkan Papan Nama (Foto: PILEMON KEIYA – TIGIPEKU.com)

Sensus Ekonomi 2026, ujar Pakage, yang didata bukan hanya sekedar nama dan tempat usaha. Sensus ini akan merekam jumlah tenaga kerja, penggunaan internet, kepedulian usaha terhadap lingkungan, kegiatan ekonomi kreatif, kepemilikan sertifikat halal dan izin edar keterlibatan dalam program strategis nasional seperti makanan bergizi gratis dan koperasi desa merah putih hingga nilai pendapatan, pengeluaran dan aset usaha

“Inilah peta jalan yang akan menuntun arah pembangunan ekonomi Deiyai untuk sepuluh tahun ke depan,” ujar Pakage

Gelombang ekonomi digital yang sedang melanda akan menyentuh di Deiyai juga. Maka, anak-anak muda sudah waktunya memasarkan hasil bumi dan kerajinan melalui media sosial, pembayaran digital mulai dikenal, layanan antar mulai bertumbuh

“Jika perubahan ini tidak kita catat sejak sekarang, kita akan kehilangan kesempatan untuk memahami potensi ekonomi baru yang sesungguhnya dapat menjadi pintu kesejahteraan bagi generasi muda Deiyai,” ujar Pakage

Pakage mengajak semua pihak di Deiyai bersatu untuk lakukan dan layani petugas sensus ekonomi 2026 yang akan datangi tiap kampung dan dari rumah ke rumah.

Sementara itu Kepala Badan Pusat Statistik, Nurlia SST mengatakan sensus ekonomi 2026 dilakukan untuk mendapatkan struktur perekonomian masyarakat

“Kita akan mendata seluruh usaha dari kategori a pertanian sampai usaha kecil, kami akan data semua,” jelas Nurlia

Pendataan, jelas Nurlia, akan dilakukan juga termasuk seluruh usaha milik warga termasuk mama-mama pengrajin Noken di pinggir jalan.

“Kami di Deiyai ada 81 anggota yang akan turun ke lapangan. 67 Anggota pencacah dan 11 orang pengawas. Diantara itu ada 2 orang khusus usaha besar,” jelas Nurlia

Para petugas, ujar Nurlia, akan fokus pada tiga distrik yakni Distrik Tigi, Tigi Timur dan Tigi Barat. Untuk dua distrik luar Kapiraya dan Bouwobado, BPS sudah ketemu Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Kampung untuk dicarikan solusi bersama. BPS juga sudah datangi ke pihak bandara untuk mengecek pesawat ke Kapiraya dan Bouwobado

“Dua distrik ini mesti ada persiapan khusus. Jadi, sementara kami tunda dulu. Kami fokus selesaikan dulu tiga distrik dekat,” ujar Nurlia

Nurlia mengajak kepada para kepala kampung untuk bisa menerima para petugas di lapangan dan bersama lakukan pendataan secara bersama. Kata Nurlia, BPS juga akan bekali surat tugas secara resmi dan surat dukungan dari Bupati Deiyai

“Sejauh ini kami sudah lakukan kordinasi-kordinasi dengan pemerintah kabupaten Deiyai terutama dinas-dinas terkait,” kata Nurlia

Nurlia menjaskan hasil pendataan BPS akan dirilis resmi pada akhir tahun 2026 mendatang.

Pendataan berskala nasional untuk memotret aktivitas dan potensi ekonomi Indonesia dari akar rumput

 

Admin