tigipeku.com – Kemeriahan ajang bola basket paling bergengsi, IBL All-Star 2026, dipastikan tidak hanya soal persaingan di atas lapangan. Direktur Utama IBL, Junas Miradiarsyah, mengungkapkan bahwa pihak penyelenggara telah menyiapkan rangkaian hiburan papan atas untuk memanjakan penonton di Bandung Arena, Jawa Barat, pada Sabtu (11/4) mendatang.

Junas menegaskan bahwa konsep tahun ini dirancang sebagai perpaduan antara kompetisi olahraga dan atraksi hiburan. Salah satu daya tarik utama yang telah dikonfirmasi adalah penampilan penyanyi Adrian Khalif.

“Nama Adrian Khalif muncul berdasarkan hasil polling internal kami. Ternyata, permintaan dari para fans sangat tinggi untuk mendatangkan kembali Adrian,” ujar Junas saat ditemui di Jakarta, Senin malam.

Penyanyi tersebut memang bukan wajah baru di ekosistem IBL. Pada gelaran All-Star tahun 2025 lalu, Adrian sempat mencuri perhatian lewat aksinya dalam laga celebrity game.

Sentuhan Nusantara dari Timur

Selain musik pop modern, IBL All-Star 2026 juga akan membawa nuansa etnik melalui pertunjukan Moluccan Soul. Kehadiran grup musik khas Indonesia Timur ini merupakan upaya IBL untuk merangkul keberagaman budaya nusantara dalam satu panggung.

“Kami ingin atmosfer All-Star kali ini terasa lebih inklusif. Musik yang disuguhkan bukan cuma dari satu daerah, tapi mewakili berbagai wilayah di tanah air,” tambah pria yang menjabat sebagai Dirut IBL sejak 2019 tersebut.

Kejutan Setelah Lebaran

Daftar penampil dipastikan akan terus bertambah. Junas memberikan bocoran bahwa masih ada beberapa nama besar lainnya yang masuk dalam daftar tunggu. Namun, identitas mereka baru akan diungkap secara bertahap kepada publik tepat setelah momen perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah.

Tak hanya soal musik, agenda rutin celebrity game juga dipastikan kembali menyapa. Jika tahun lalu sosok seperti Cellos hingga Marcello Tahitoe sukses memanaskan lapangan, tahun ini IBL menjanjikan deretan figur publik yang tak kalah populer.

Langkah ini diambil bukan tanpa alasan. Dengan mengawinkan olahraga dan hiburan (sportainment), IBL berharap ekosistem basket di Indonesia semakin solid dan mampu menarik minat masyarakat yang lebih luas.