Ribuan Siswa di Deiyai Rayakan Hardiknas dengan Meriah
WAGHETE, TIGIPEKU.com – Ribuan siswa mulai dari TK/PAUD, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas/Kejuruan dan Sekolah Menengah Atas Katolik yang tersebar di seluruh kabupaten Deiyai dirayakan dengan meriah.
Upacara Peringatan hari Pendidikan Nasional tersebut digelar di Halaman Kantor Bupati, Tigidoo, Kabupaten Deiyai, Sabtu (02/05) pagi – siang dengan cukup meriah. Para siswa mulai berdatangan dan kumpul di halaman kantor Bupati Deiyai sejak pukul 07.30 pagi Waktu Papua didampingi para guru dari masing-masing sekolah
Dalam Amanah, Inspektur Upacara Asisten II Setda Kabupaten Deiyai, Mesak Pakage mengatakan Peringatan Hari Pendidikan Nasional adalah momentum untuk kita melakukan refleksi, meneguhkan, dan menghidupkan spirit pendidikan nasional. Pada hakikatnya pendidikan adalah proses yang dilaksanakan secara tulus, penuh kasih dan sayang untuk memanusiakan manusia.
“Pendidikan adalah proses menemukan dan menumbuhkembangkan fitrah, kodrat alamiah manusia, atau potensi sebagai makhluk Tuhan yang mulia. Inti proses pendidikan adalah memuliakan. Bapak Pendidikan Nasional, Ki Hajar Dewantara, meletakkan dasar dan nilai pendidikan dengan sistem among; asah (ilmu), asih (kasih sayang), dan asuh (pendampingan, pembinaan),” kata Pakage
Pakage Menjelaskan, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah telah menetapkan lima kebijakan strategis: Pertama, Program Pembangunan dan Revitalisasi Satuan Pendidikan dan Digitalisasi Pembelajaran sebagai salah satu Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo Subianto
“Kedua, pemenuhan kualifikasi serta peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru. Kunci keberhasilan pendidikan terletak pada guru sebagai teladan, agen pembelajaran dan peradaban,” jelas Pakage
Untuk yang Ketiga, ujar Pakage, Pembelajaran Mendalam juga perlu diintegrasikan dengan penguatan karakter melalui penciptaan budaya dan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman, baik fisik, sosial, dan spiritual
“Sementara poin keempat, meningkatkan kualitas pembelajaran dan capaian pendidikan melalui gerakan literasi dan numerasi, STEM (Sains, Teknologi, Enjinering, dan Matematika) serta Tes Kemampuan Akademik (TKA),” ujar Mesak Pakage lagi
Untuk yang terakhir, lanjut Pakage, bagaimana memberikan kesempatan pendidikan yang luas, dengan layanan pendidikan yang mudah, murah, dan fleksibel. Mereka yang tidak dapat belajar karena faktor ekonomi, domisili, budaya, keamanan, keadaan fisik, dan faktor penghambat lain, dibukakan kesempatan melalui sekolah satu atap, pendidikan jarak jauh (PJJ), komunitas belajar, sekolah terbuka, dan layanan pendidikan lainnya.
Usai dari Upacara, Para siswa dengan sangat antusias mengerumuni Panitia untuk mendengarkan pengumuman juara dan pemberiaan hadiah bagi para pemenang pada perlombaan baik itu lomba menyanyi solo, lomba mewarnai dan lomba baca puisi untuk anak-anak TK/PAUD. Sementara untuk perlombaan gerak jalan digelar untuk SD, SMP, SMA dan SMAK
Admin





Tinggalkan Balasan