Letakan Pondasi Kesehatan di Deiyai, Dinas Kesehatan Fokus Akreditasi 10 Puskesmas secara Bertahap
WAKEITEI, TIGIPEKU.com, — Membangun kesehatan yang baik dan maju untuk kabupaten Deiyai merupakan salah satu visi utama selain Pendidikan dan mendongkrak ekonomi kerakyatan oleh Bupati Kabupaten Deiyai, Melkianus Mote dan Wakilnya Ayub Pigome
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Deiyai, Fransina Rumbiak Mote menerjemahkan visi utama bidang kesehatan tersebut dan bergerak cepat. Salah satunya dengan cara mendorong seluruh Puskesmas di Deiyai bersama RSUD Pratama Deiyai untuk diakreditasi
Perjuangan tersebut berubah hasil. Akreditasi dimulai sejak tanggal 22 Juni 2026 lalu dibuka secara online oleh Bupati Deiyai Melkianus Mote yang diwakili oleh Kepala Dinas Kesehatan, Fransina Rumbiak Mote. Lalu, 24-25 Juni (hari ini), akreditasi dilakukan secara langsung ke Enam Puskesmas yang dilakukan akreditasi oleh tim Surveyor yang berasal dari lembaga akreditasi Fasilitas Kesehatan primer (Lafkespri).

Terhadap Enam Puskesmas yang diakreditasi tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Fransina Rumbiak Mote lakukan pemantauan secara langsung yakni Puskesmas Waghete Distrik Tigi. Sementara, Puskesmas Kokobaya, Puskesmas Edarotali dan Puskesmas Damabagata di distrik Tigi Timur.
Kadinkes Fransina Rumbiak Mote menjelaskan empat Puskesmas tersebut dilakukan akreditasi secara langsung oleh para Surveyor. Sementara dua Puskesmas yakni Puskesmas Kapiraya dan Puskesmas Bouwobado dilakukan secara daring dengan Kementerian Kesehatan karena ada pada daerah dengan kondisi khusus

Usai lakukan pemantauan, Kadinkes Fransina Rumbiak Mote menjelaskan hasil dari akreditasi tersebut diharapkan bisa mendapatkan mutu pelayanan kesehatan yang maksimal
“Jadi, di Puskesmas masyarakat bisa dapatkan pelayanan kesehatan yang baik, cepat, aman dan nyaman,” ujar Rumbiak

Selain itu, jelas Rumbiak, terciptanya budaya mutu dan keselamatan pasien. Sehingga, selama akreditasi tidak berfokus pada kelengkapan administrasi saja. Namun, jauh lebih penting nantinya ketika para pasien datang berobat di Puskesmas dan merasakan kenyamanan
Rumbiak juga berharap bisa didapatkan penguatan tata kelola Puskesmas yang baik dan benar. Mulai dari perencanaan, pelaksanaan pelayanan hingga evaluasi dan tindak lanjut

“Kemudian, peningkatan kompetensi sumber daya manusia. Dengan akreditasi ini manajemen sumberdaya manusia ini dapat dijalankan dengan standar pelayanan yang diberikan oleh kementerian kesehatan,” kata Ketua PKK kabupaten Deiyai ini
Lebih lanjut, Rumbiak menambahkan hasil akreditasi ini juga Dinas kesehatan bersama Puskesmas yang ada di seluruh kabupaten Deiyai bisa identifikasi apa kekuatan dan kelemahan yang dari setiap Puskemas.
“Sehingga kami bisa dapat penilaian yang sesuai dari Surveyor. Apakah itu dasar, madya, utama hingga Paripurna. Agar, kami bisa dapat menyusun rekomendasi perbaikan untuk meningkatkan mutu pelayanan yang ada di Puskesmas,” jelas Ketua Dekranasda Kabupaten Deiyai tersebut

Rumbiak juga berharap ke depan dengan adanya akreditasi tersebut akan meningkatkan kepercayaan dari publik terutama dari masyarakat kabupaten Deiyai terhadap pelayanan di masing-masing Puskesmas. Antusiasme masyarakat datang ke Puskesmas akan meningkat. Sehingga, banyak masyarakat yang sakit akan terlayani dengan baik. Dan, diharapkan tidak ada lagi pasien yang harus dirujuk ke rumah sakit, apalagi harus dirujuk ke rumah sakit keluar daerah Deiyai
“Semua teman-teman di Puskesmas tetap semangat selama proses akreditasi berlangsung. Walaupun dengan susah payah dan dengan segala keterbatasan tapi saya percaya hasil yang kita akan dapatkan sesuai dengan hasil kerja kita,” pesan Rumbiak
Fransina Rumbiak Mote juga menjelaskan tim akreditasi akan turun ke Puskesmas Tenedagi, Puskesmas Gakokebo, Puskesmas Aiyatei dan Puskesmas Wagomani selama dua hari ke depan, yakni 26-27 Juni 2026

Bupati Deiyai Melkianus Mote menyambut baik tentang akreditasi yang sedang dilakukan untuk 10 Puskesmas dan RSUD Pratama Deiyai. Mote berharap proses akreditasinya berjalan aman dan lancar
“Kami akan menunggu rekomendasi dari tim Akreditasi ini dari masing-masing Puskesmas dan RSUD Waghete. Rekomendasi dari tim Surveyor ini sangat berarti. Berdasarkan rekomendasi tersebut, kita akan bangun masing-masing Puskesmas dan RSUD Waghete ini,” kata Bupati Mote
Selese diketahui, dalam pantauan yang dilakukan oleh Kepala Dinas Kesehatan, Fransina Rumbiak Mote, hampir semua Puskesmas sangat antusias dengan dilakukan proses akreditasi tersebut. Tidak hanya para tenaga kesehatan saja yang hadir. Namun, sejumlah pihak sebagai lintas sektoral di kampung seperti para kepala kampung, kepala sekolah, tokoh adat, tokoh pemuda, tokoh masyarakat hingga masyarakat turut menyambut para Surveyor serta Kadinkes
Admin





Tinggalkan Balasan