Raih WTP dari BPK, Bupati Deiyai: Ini Hasil Kerja Keras Semua Pihak
WAGHETE, TIGIPEKU.com – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Provinsi Papua Tengah memberikan hasil Wajar Tanpa Pengeculian (WTP) kepada Pemerintah Kabupaten Deiyai. Hasil tersebut diberikan BPK pada Minggu lalu
Menurut Bupati, opini WTP merupakan hasil kerja sama dan komitmen seluruh elemen daerah dalam menjalankan pemerintahan yang transparan dan bertanggung jawab.
“Saya menyampaikan ucapan terima kasih kepada kita semua. Kita sudah bekerja keras sehingga Kabupaten Deiyai kembali memperoleh opini WTP oleh BPK,” ujar Bupati Melkianus Mote dalam amanah saat Apel bersama seluruh ASN Deiyai, Senin (08/06) pagi di halaman kantor Bupati Deiyai
Hasil WTP tersebut, Kata Bupati Mote, juga merupakan hasil ketegasan yang telah diambil bersama wakil bupati, Ayub Pigome sejak mereka memimpin Deiyai, awal tahun 2025 lalu.
Bupati Mote menambahkan WTP tersebut tidak harus hanya diatas kertas. Namun, harus bisa sejalan dengan hasil yang nyata. Terutama, banyak aset yang bisa dibangun di Deiyai.
“Saya mau kejar WTP setiap tahun. Maka, hasil kerja kita juga harus sejalan dengan raihan WTP tersebut. Kita harus tinggalkan kesan dan kenangan yang baik berupa aset yang bisa dinikmati anak cucu ke depan,” ujar Mote
Bupati Melkianus Mote sangat optimis, tahun depan pemerintah kabupaten Deiyai pasti akan raih hasil yang sama yakni WTP. Pasalnya, anggaran pada tahun 2026 ini sudah banyak berkurang akibat efisiensi dari pemerintah pusat
Bupati menegaskan bahwa opini WTP bukanlah tujuan akhir dari penyelenggaraan pemerintahan. Ia menilai keberhasilan seorang pemimpin daerah tidak hanya diukur dari capaian administratif dan penghargaan yang diterima, tetapi juga dari warisan pembangunan yang ditinggalkan untuk masyarakat.
Mote juga menyoroti tentang banyak aset yang tidak diatur baik oleh pemerintahan sebelum-sebelumnya. Salah satunya adalah tidak dibangunnya kantor untuk semua organisasi perangkat daerah (OPD).
“Seharusnya, uang yang kita pakai bangun kantor-kantor ini, kita buat untuk hal yang lain. Selama 17 tahun Kabupaten Deiyai berdiri ini, kenapa tidak dibangun kantor? Kantor itu pondasi paling dasar,” ujar bupati Mote
Admin





Tinggalkan Balasan