Gubernur Papua Tengah Komitmen Selesaikan Tapal Batas di Kapiraya, Begini Kata Pemuda Katolik Deiyai
WAKEITEI, TIGIPEKU.com, — Pemuda Katolik Kabupaten Deiyai menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Gubernur Papua Tengah dan Bupati Deiyai atas komitmen untuk menyelesaikan persoalan tapal batas adat di Kapiraya.
Komitmen tersebut menjadi kabar penting bagi masyarakat, khususnya masyarakat adat yang selama ini menantikan adanya kepastian mengenai persoalan batas wilayah adat di Kapiraya antara suku Mee dan suku Kamoro.
“Pemuda Katolik Deiyai memberikan penghargaan kepada Gubernur Papua Tengah dan Bupati Deiyai yang telah menunjukkan perhatian terhadap persoalan tersebut,” kata Plt. Ketua Pemuda Katolik, Aleks Giyai kepada media ini, Kamis (10/09) siang di Waghete, Deiyai
Kata Aleks, Pemuda Katolik berharap komitmen dan janji yang telah disampaikan dapat segera diterjemahkan dalam langkah konkret, terukur, transparan, dan melibatkan masyarakat adat sebelum belum Desember habis.
“Kami berterima kasih kepada Gubernur Papua Tengah dan Bupati Deiyai. Komitmen pemerintah untuk menyelesaikan tapal batas adat Kapiraya merupakan harapan baru bagi masyarakat. Kini kami menunggu langkah nyata dan proses penyelesaiannya dengan Pemerintah Timika, Pemerintah Dogiyai,” ucap Aleks Giyai yang juga sastrawan muda Papua ini
Pemuda Katolik Deiyai juga menegaskan bahwa penyelesaian persoalan Kapiraya harus dilakukan dengan mengedepankan dialog, musyawarah, penghormatan terhadap hak masyarakat adat, serta prinsip keadilan dan perdamaian.
“Kami percaya bahwa pemerintah yang hadir bukan hanya pemerintah yang membangun jalan, gedung, dan infrastruktur, tetapi juga pemerintah yang mampu menyelesaikan persoalan mendasar rakyat dan memberikan kepastian atas hak masyarakat adat,” ujar salah satu pendiri Komunitas Sastra Papua ini
Kata Aleks, Pemuda Katolik Deiyai memandang bahwa penyelesaian tapal batas adat Kapiraya harus menjadi agenda bersama untuk mencegah persoalan tersebut diwariskan kepada generasi berikutnya.
Admin





Tinggalkan Balasan