Dihadapan Ribuan Warga Deiyai, Gubernur Meki Nawipa: Masalah Kapiraya Kita Tuntaskan Sebelum Natal
WAGHETE, TIGIPEKU.COM — Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa menegaskan komitmennya untuk menuntaskan persoalan Kapiraya sebelum perayaan Natal tahun 2026.
Pernyataan tersebut disampaikan Gubernur Meki Nawipa saat melakukan kunjungan kerja dan bertemu masyarakat di Aula Tuyana, Waghete, Kabupaten Deiyai, Selasa (08/09/2026).
Dalam pertemuan tersebut, persoalan Kapiraya menjadi salah satu perhatian yang disampaikan kepada Pemerintah Provinsi Papua Tengah. Menanggapi hal itu, Meki Nawipa mengatakan pemerintah akan berupaya menyelesaikan persoalan tersebut melalui langkah-langkah yang terukur dan melibatkan pihak-pihak terkait.
“Masalah Kapiraya kita tuntaskan sebelum Natal,” tegas Meki Nawipa di hadapan masyarakat.
Menurutnya, penyelesaian persoalan Kapiraya membutuhkan keseriusan pemerintah serta komunikasi yang baik dengan masyarakat dan pemerintah daerah. Karena itu, ia meminta agar seluruh pihak dapat bersama-sama mencari solusi terbaik demi kepentingan masyarakat.
Gubernur menegaskan bahwa pemerintah tidak boleh membiarkan persoalan yang menyangkut kepentingan masyarakat berlarut-larut. Penyelesaian masalah tersebut diharapkan dapat memberikan kepastian dan rasa aman bagi masyarakat Kapiraya.
Kata Meki Nawipa, dalam proses penyelesaian tapal batas tersebut akan hadirkan Bupati Deiyai, Bupati Dogiyai dan Bupati Mimika serta warga Kapiraya suku Mee dan Kamoro. Agar, Tapal Batas adat tersebut bisa diselesaikan bersama
Pertemuan di Aula Tuyana ini menjadi bagian dari rangkaian kunjungan kerja Gubernur Papua Tengah di Kabupaten Deiyai. Dalam kunjungan tersebut, Gubernur juga mendengarkan berbagai aspirasi masyarakat terkait pembangunan dan pelayanan pemerintahan.
Pemerintah Provinsi Papua Tengah diharapkan segera menindaklanjuti komitmen tersebut dengan langkah konkret, sehingga persoalan Kapiraya dapat diselesaikan sesuai target yang telah disampaikan Gubernur sebelum Natal 2026.





Tinggalkan Balasan