Masalah Sosial Semakin Meningkat, Dewan Adat Deiyai Gelar Rapat Terbuka di Waghete
Waghete, TIGIPEKU.com, – Dewan Adat Kabupaten Deiyai menggelar kegiatan rapat terbuka dalam rangka menyikapi persoalan penyakit sosial dan tata kehidupan masyarakat yang dianggap belum tertib di daerah tersebut. Kegiatan berlangsung di Lapangan Thomas Adii, Waghete, pada hari Senin (27/04) siang.
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Kepala Distrik Tigi, Bapak Akulian Mote, dan dipimpin langsung oleh Penjabat (Pj) Kepala Suku Kabupaten Deiyai, Bapak Yulianus Mote, serta dihadiri oleh seluruh elemen kepemimpinan adat mulai dari tingkat Distrik, Rayon, hingga Kepala Suku Kampung dari seluruh 38 kampung yang ada di wilayah ini.

Dalam arahannya, Bapak Yulianus Mote menyampaikan bahwa maksud dan tujuan kegiatan ini adalah untuk mengakomodasi seluruh kepala suku se-Kabupaten Deiyai dalam rangka menyatukan visi demi menghadirkan kedamaian atau Damai Deiyai. Melalui pertemuan ini, pihaknya juga mendorong terselenggaranya Musyawarah Besar (Musbes) Suku Mee yang diharapkan dapat melahirkan regulasi atau hukum adat yang jelas. Hal ini penting untuk menindaklanjuti berbagai pelanggaran yang terjadi, baik yang menyangkut budaya maupun agama.

“Seluruh generasi harus berada di bawah naungan dan bimbingan Kepala Suku. Kita harus menanamkan semangat untuk mencintai budaya dan agama yang menjadi identitas kita,” tegasnya.
Para tokoh dan peserta yang hadir dalam kesempatan tersebut menyampaikan tanggapan dan pandangannya. Mereka sepakat bahwa kondisi sosial yang terjadi saat ini perlu segera ditangani dengan pendekatan adat yang tegas namun bijaksana. Seluruh unsur yang hadir menyatakan kesiapannya untuk mendukung penuh langkah Dewan Adat dalam menata kembali tatanan kehidupan masyarakat agar kembali rukun, tertib, dan sejahtera demi kebaikan bersama.
Admin





Tinggalkan Balasan